Monday, March 26, 2012

my another lil note

Tiga bulan lebih saya tidak menyentuh blog ini. Bahkan hampir lupa kalau punya. :D
Karena blog saya sudah hidup kembali, saya ingin membagikan beberapa hal yang (mungkin) sudah basi, tapi masih merupakan catatan kecil dari perjalanan saya.


February 20, 2012
Menjadi seorang guru bukan gaji yang menyenangkan, tapi ketika mendapat tempat di hati anak didik. Itulah yang aku rasakan.

Ketika ada closing ceremony acara English Competition Days 2012 di UKSW, Salatiga, Brandon (seorang lecturer) mengatakan bahwa peserta lomba pantas berterimakasih kepada guru mereka.
Aku tidak pernah berharap ada kata terima kasih dari my students. Kita tidak memenangkan satu lomba pun. Terasa sia-sia. (Di depan mereka aku berusaha tegar dan mengambil hal positif dari kegagalan tersebut. Dan sepertinya berhasil).

"Thank you, Miss." tiba-tiba diawali oleh one of my students dan diikuti yang lain, mereka berterima kasih (dengan kata-kata).

I was surprised and happy.
Happy to realize that they respect what I've done to them (or what they've done to themselves or what we've done together). Whatever the result, win or lose, they thanked me. What a blessing. I was grateful for this.

Sebuah moment in my life yang tidak akan terlupakan. Sebuah penghargaan bagi seorang guru (atau lebih tepat disebut pendamping). Sebuah hal indah yang memacuku untuk memberikan diriku ke dunia pendidikan.

Bukan hanya mereka yang bisa berterima kasih. Aku pun ingin berterima kasih. Mereka bukan sekedar siswa, mereka kawan. Kawan aku berbagi ilmu, berbagi berkat, berbagi masalah (^^), berbagi tawa.
Sooner, I won't be their teacher. I wanna be their friend.
One hope I always keep in my heart: teacher-student relationship will end, but friendship will never end.^^

No comments:

Post a Comment

There was an error in this gadget