Tuesday, April 17, 2012

Takdir





"Semakin dekat seseorang dalam mewujudkan takdirnya, semakin takdir itu menjadi alasan sejati keberadaannya." - Paulo Coelho, Sang Alkemis

Apa itu takdir? Percayakah kamu dengan takdir?

Takdir bukanlah sesuatu yang harus diterima begitu saja. Takdir adalah sesuatu yang harus dicapai, diwujudkan. Dengan usaha, bukan dengan pasrah. Mewujudkan takdir bukan dengan cara mudah, selalu ada halangan yang menghantam.

Santiago, anak gembala dalam cerita Sang Alkemis sedang dalam perjalanan mewujudkan takdirnya. Bukan hal mudah. Dia ingin ke Mesir. Dalam perjalanan ada yang mencuri hartanya, harus bekerja di toko kristal selama beberapa tahun, melakukan perjalanan melewati padang gurun yang panjang. Dia mengalami kesulitan. Ada keinginan untuk menyerah. Namun takdir yang membuatnya pantang untuk mundur. Dia terus maju semakin dekat dengan takdirnya.

(Aku belum selesai membaca buku ini, tapi aku terkesan dengan kisah perjalanan Santiago.)
Entah bagaimana hasilnya nanti, usaha Santiago membuatku teringat perjalanan hidupku. Bedanya, Santiago tahu takdirnya, aku belum tahu takdirku.

Sampai saat ini, aku belum mengerti dengan jelas apa yang ingin aku capai, yang ingin aku wujudkan. Aku belum mengerti apa takdirku. Jika sudah, pasti aku akan berusaha untuk mewujudkannya. Aku belum tahu alasan mengapa aku ada di sini. Seandainya sudah, aku akan menikmati setiap langkahku. Seperti Santiago.

No comments:

Post a Comment

There was an error in this gadget