Monday, November 19, 2012

Dialog dengan Bunda

Sesaat aku terhanyut dalam pikiran duniawiku
jiwaku berusaha terbang tinggalkan raga
namun tak ada hasil
otakku menguasai

Aku memanggil dan terus mengucap namaNya
tak pula ada hasil
: Bunda hanya terdiam tanpa kata

Nampaknya aku harus mulai membuka percakapan
terima kasih atas hari ini
syukur aku punya orangtua dan adik
yang kucinta dan mencinta
: Bunda tetap terdiam dengan senyum lembut getarkan hati

Lalu kumulai dengan segala pemohonan
tentang hiruk pikuk dunia
tentang cinta dan citaku
tentang kau, dia, mereka
: Bunda masih diam kali ini dengan tatapan dalam ke mataku

Baiklah kalau tetap diam
aku akan pergi dalam diamMu
: Bunda bergerak dan mengecup keningku dengan hangat

Entah apa artinya
aku pergi
tetap dengan gamang

GMKA, 18 Nov 2012, 00.03

No comments:

Post a Comment

There was an error in this gadget