Thursday, February 28, 2013

Tak Ada Puisi Untukmu

Aku ingin menulis puisi untukmu atau tentangmu.
Tapi otakku tak mampu mencari kata-kata yang tepat.
Otakku sibuk memutar kembali memori yang belum lama kau susupkan
sembari hatiku merindu kenangan itu.

Tak akan ada puisi untukmu sepertinya.
Hanya akan ada coretan-coretan tak jelas tentangmu, tentang kita.
Semua denganmu begitu indah dan manis.

Sejak pertama kamu membuatku tercengang
dengan Bahasa Jawamu yang mengalahkanku
walaupun kau bukan kelahiran Jawa
lalu dengan ceritera-ceriteramu.
Entah ceritera yang mana, kurasa hampir semua.

Hal-hal gila yang kamu lakukan menarikku untuk mengenal sisi lain darimu.
Kamu acuh, tapi pun peduli.
Kamu terlihat garang, tapi lembut.

Kamu cepat mengenaliku, mengenali kesukaanku.
Sepertinya kecerdasanmu memang di atas rata-rata untuk itu.
Kamu memperlakukanku sebagai wanita
yang terkadang manja, tapi juga mandiri
yang kekanakan, tapi bisa dipercaya
yang lembut dan mampu disentuh hatinya dengan helai mawar,
tapi keras kepala hingga mampu patahkan durinya

Hari kasih sayang 2013 lebih menyentuh dari tahun-tahun sebelumnya
Aku mendapat coklat dari seorang sepertimu
Rasanya lebih menyenangkan daripada mendapat pacar
Karena aku tahu kamu tulus
bukan karena sebuah kewajiban memberi coklat.

Aku menemukan berbagai sosok darimu,
seorang yang baru saja kukenal awal tahun ini
Seorang teman melakukan hal yang cukup gila
Seorang lawan diskusi yang tangguh
Seorang kakak yang baik
Aku belajar banyak hal darimu
Aku mendapat berjuta hal

Hei, ini bukan puisi cinta
apalagi untuk pencitraan semata
Ini hanya goresan-goresan kata yang meluncur tak tertahan dari otakku
untuk menyatakan sayangku dan kagumku.

~sebuah catatan kecil tentang seorang kawan baru (baca: kakak) yang mencerahkan hari-hariku selama dua bulan ini. All the best. See you when I see you, bro. xoxoxo ~

No comments:

Post a Comment

There was an error in this gadget