Sunday, August 11, 2013

Right or Wrong Person?

Kalau ada 'right person in the wrong time', apakah juga ada 'wrong person in the right time'?
Cerita seorang yang tepat di waktu yang salah sering digambarkan dengan begini:

Seorang pria, bersahabat dengan seorang wanita yang sudah punya pacar. Wanita itu bermasalah dengan pacarnya. Lalu si pria menjadi 'pahlawan', sebagai tempat curhat dan membuat wanita itu nyaman. Dan bla bla bla... Cerita FTV jaman sekaranglah. Klise, tapi benar terjadi.

Pertanyaanku, apakah pria itu seorang tepat di saat yang salah? Bukan sebaliknya? Dia menjadi seorang yang salah di saat yang tepat?

Jujur saja aku dibingungkan dengan dua pernyataan itu. Bagaimana dengan cerita ini:

Anna yang jatuh cinta pada Henry, seorang pria yang baru dikenalnya beberapa bulan lalu. Sekarang mereka tinggal di benua yang berbeda. Tidak, mereka tidak berpacaran. Mereka hanya sama-sama memiliki perasaan khusus satu dengan yang lain. Tanpa adanya komitmen, sulit bagi mereka untuk menjaga perasaan. Anna berusaha, demikian juga dengan Henry. Kesibukan masing-masing lama kelamaan membuat jarak antara mereka. Anna mulai ragu akan Henry.

Saat itu, Erick, seorang kawan lama Anna kembali hadir. Erick adalah orang yang sempat mengisi hati Anna setelah putus dengan pacarnya yang dulu. Erick mengisi hari-hari Anna lagi, walaupun mereka tidak tinggal di kota yang sama. Anna semakin ragu: Henry atau Erick?

Pertanyaanku, siapakah 'the right person in the wrong time'? Lalu siapa 'the wrong person in the right time'? Henry atau Erick? Atau Anna?

# embrio cerita pendek, semoga benar-benar terlahir sebagai sebuah cerita pendek

No comments:

Post a Comment

There was an error in this gadget