Tuesday, April 3, 2012

Luka Ini

Perih pedih dirasa di hati
bayangmu hadir
torehkan luka
semakin dalam
satu dua senti

Bodoh!
kukutuki aku yang biarkan
luka lukai hati
tapi tetap saja
tak berhenti
lukai lagi

Aku coba tilik luka itu
cantik ternyata
terukir namamu
tertoreh indah di hatiku
tapi tetap saja sakit
kenapa?

Semarang, 3 April 2012

Terinsipirasi kata-kata seorang teman "kamu membuat hatiku sakit, tapi aku senang. Tau kenapa? Karena kamu sedang mengukir namamu di hatiku."
Saat itu April Mop, kami sedang chat gila-gilaan dan mencoba menjadi ratu dan raja gombal. :)
Dari gurauan itu, muncullah ide membuat  puisi ini.
Thanks for inspiring me! :)

2 comments:

  1. keren2 Zie..
    boleh tau ga siapa yg menginspirasi?
    hahaha

    ReplyDelete
  2. haha... ada lah yang menginspirasi... seorang aneh yang penuh kejutan... :D
    semoga inspirasinya berlanjut jadi ada puisi lain yang bisa ditulis.. ^^

    ReplyDelete