Wednesday, September 5, 2012

Untuk Cahayaku


: Victor Roesdianto

Gadis kecil maju ke depan dengan lunglai
tugas Bahasa Indonesia membuatnya
tak kuat tegakkan kaki
tak bisa angkat kepala
mulutnya bergerak ucapkan kata
hanya suara lirih hampir tak ada

Ya, itu aku dulu
aku sebelum bertemu dengan
sesosok pria
yang membuatku terpesona
yang hingga kini ku idolakan
: tahun dua ribu dua

"LEBIH KERAS!!"
teriakmu membuat mataku basah
mulutku malah terkatup
tubuhku lemas tak bergerak
wajahku memerah semerah wajahmu
ketika bentakanmu meraung ke sudut ruang

"Cara penyampaianmu sudah bagus"
begitu pujimu
dengan sunggingan senyum di wajahmu
pujian yang sangat langka
membuatku berbunga saat mendengar
seperti mendapat lotere rasanya

Kak Roes,
ini aku sekarang
masih gadis kecilmu
yang telah kau tempa
yang telah kau latih
aku mampu berdiri
tak sekedar berkata-kata
namun dengan suara lantang

Kak Roes,
telah sembilan tahun aku mengenalmu
aku masih gadis kecilmu
dan kau tetap cahaya yang terangi jalanku

Semarang, 8 September 2011

No comments:

Post a Comment