Thursday, December 20, 2012

Orgasme Kata

Udara Jogja malam ini
tak sedingin biasanya ya, sayang?
Hujan enggan menetes
Dan kita masih bersama di sini
memadu kasih
dengan langit malam kota yang menggoda
ditemani lampu cafe di ujung jalan
bersama segelas es coklat

Kau menyapa dan kubalas dengan gelak tawa
mula-mula ku kira kau romantis
ternyata kau humoris
Lalu dengan lembut kau peluk aku
entah apa yang merasuk, aku terhanyut
Ah, kau ternyata melankolis

Kau cerdas mainkan suasana
keras pun lembut
menghentak dalam belaian
lalu kau alunkan nada cinta
kau buai aku dalam romansamu
Aku hanya mampu pejamkan mata
nikmati sentuhanmu pada tiap senti tubuhku

Oh, kau sungguh hebat
hampir dua jam kau pengaruhiku
buatku lupa diri dalam kenikmatan
Tapi aku masih ingat siapa kau
Kau rangkaian kata yang terurai
dan terjalin
dari mulut-mulut pemuja tawa dan cinta
dalam sebuah cafe kecil
di atas toko buku
di pojok kota Jogja

Djendelo Koffie, Yogyakarta, 22.42

No comments:

Post a Comment