Wednesday, May 1, 2013

Bulan Kelima

Bulan Mei, semoga menjadi bulan bahagia.

Aku selalu tersenyum mengingat bulan kelima dalam tahun. Banyak yang merayakan hari jadi, terutama dalam minggu pertama.

Iya, aku jadi ingat sempat merayakan ulang tahunnya. Bukan ulang tahun yang spesial. Tidak dirayakan besar-besaran. Hanya aku, dia dan beberapa kawan. Ditemani sejumlah batang rokok, beberapa botol bir, dan seabrek canda tawa. Betapa menyenangkannya saat itu. Beberapa tahun lalu, hari ketiga bulan kelima.

Bulan Mei tahun ini akan terlewatkan begitu saja, seperti beberapa tahun belakangan ini. Tak ada lagi candanya. Tak ada lagi tawanya. Paling tidak, suaranya tak akan terdengar di kupingku, tapi masih menggema di sudut hatiku.

Sampai saat ini, aku masih merindunya. Rasa sayang itu masih tertinggal di sini, di salah satu ruang dalam tubuhku. Aku tak pernah ucap rasa itu selagi dia sedunia denganku. Namun yakinku, dia tahu rasaku.

Ah, bulan Mei, semoga sebahagia dulu, tetap dengan kenangan dan rasa yang membekas.

:)

Dalam kenangan tentangnya, 1 Mei 2013

~ Sejumput kenangan tentang seorang yang berharga untukku. Seorang sahabat, seorang kakak. Setidaknya dengan kehilangannya aku disadarkan untuk mengungkapkan rasa, selagi masih ada kesempatan ~

4 comments:

  1. Replies
    1. aaakkk.. jangan panggil aku jeje >.<

      menghapus kenangan dari otak itu gampang, tapi dari hati ternyata menyakitkan ya Pin? Dan aku tidak mau menghapusnya.

      Delete
  2. Jangan dihapus. Siapa tahu nanti perlu. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tersimpan rapi dalam lemari hati, koq DM :)

      Delete