Sunday, July 7, 2013

"Apa kabar negri kita? Sehat?"

Judul di atas merupakan kutipan andalan dari naskah Kuwalik yang dipentaskan oleh Teater Maraton pada 6 Juli 2013 di Dinas Pariwisata Yogyakarta.

Pementasan yang dikemas secara humoris ini merupakan bagian dari acara launching "Jogja Creative Zone" di Dinas Pariwisata Yogyakarta, Malioboro 56. Acara dimulai pukul 10.00 dengan bazaar, pameran seni rupa, dan lomba fotografi. Pukul 14.00 pengunjung dihibur oleh penampilan band-band akustik Yogyakarta. Setelah break, pukul 20.00 acara puncak dibuka dengan sebuah tarian kontemporer oleh dua orang penari dari Institut Seni Indonesia. Kemudian Bapak Tazbir Abdullah selaku Kepala Dinas Pariwisata Yogyakarta meresmikan pembukaan Jogja Creative Zone dengan ditandai pemecahan kendi, dilanjutkan dengan pementasan Kuwalik oleh Teater Maraton.

Kuwalik merupakan luapan hati dan harapan orang-orang kecil dan terpinggirkan oleh perubahan zaman. "Negri kita sudah kuwalik (Jawa: terbalik). Manusia bersikap tidak lebih baik dari binatang," kata Wicaksono Bagus Pamungkas selaku penulis naskah sekaligus sutradara pementasan ini. Dalam pementasan ini, ada sosok monyet yang melambangkan tolak ukur kerja keras manusia di jaman sekarang.

"Ceritanya menggelitik, banyak kritikan yang disampaikan, tapi melalui candaan jadi tidak terlalu frontal. Ya sejenis satir begitu," ujar Rahmi, penonton dari Universitas Gadjah Mada. -JP-



Tokoh Kuwalik: Pak Mono dan Kuat
Tokoh Kuwalik: Bu Sri dan Pak Mono



Launching Jogja Creative Zone diselenggarakan oleh Cukup Art Management

Pementasan Kuwalik oleh Teater Maraton

Didukung oleh:
Dinas Pariwisata Yogyakarta
Teater Seriboe Djendela
Ad Java

Media Partner:
Info Seni Jogja
Adi TV
Ista Kalisa FM
Geronnimo FM



No comments:

Post a Comment