Tuesday, January 28, 2014

Sesak

Kalau boleh
aku akan marah pada Tuhan,
aku akan protes padaNya.

Tapi untuk apa?
Toh bukan Tuhan yang salah
karena Tuhan tak pernah salah.
Tuhan selalu benar.
Selalu.

Lalu kepada siapa aku marah?
Bapak ibuku?
Atau bapak ibumu?

Kukira aku harus protes
pada nabi-nabi yang diceritakan dalam alkitab
atau pada nabi-nabi dalam Al-Quran.

Mungkin yang benar
aku harus marah padamu.
Ya, kamu yang membuatku jatuh hati.

Ah bukan!
Aku harus marah pada diriku
karena membiarkan hatiku jatuh padamu.

Tapi haruskah aku marah?

No comments:

Post a Comment