Monday, August 18, 2014

Bintangku Merayu

Rebahkan segala risaumu
di pelukku
Teteskan segala gundahmu
di dekapku
Tak perlu kau mati terkubur rindu
Cahaya kasihku kan jadi selimutmu

Wamena, 16 Agustus 2014
*dan aku mulai sesak napas tercekik jerat rindu yang kupasang sendiri

2 comments: